![]() |
| Air Terjun Temam - Sumber: Dokumen Penulis |
Niagara, sebuah kata
yang tidak asing di telinga. Sebuah destinasi wisata yang telah mendunia. Air terjun
yang alirannya begitu lebar, terletak di ngarai Niagara yaitu sebuah lokasi di
perbatasan antara Kanada dan Amerika Serikat. Persisnya di perbatasan antara
Ontario (Kanada) dan negara bagian New York (Amerika Serikat). Diperkirakan air
terjun setinggi 51 (lima puluh satu) meter ini terbentuk dari gletser pada
zaman es akhir.
Namun, tulisan ini
tidak membahas tentang air terjun Niagara. Sebagaimana judul tulisan ini, di
sini dibahas Niagara versi mininya. Julukan ini dimuat dalam beberapa laman,
seperti Acehinfo, ANTARA Foto, SINDOnews Daerah, Sriwijayaterkini, dan
Linggaupos. Julukan ini diberikan karena bentuk air terjun ini lebar
sebagaimana Niagara. Hanya saja, tentu tidak selebar Niagara, mengingat
julukannya adalah “Niagara Mini”.
Inilah Air Terjun
Temam, salah satu destinasi wisata alam di Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan. Tepatnya
di Jalan Air Temam, Kelurahan Rahmah, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota
Lubuklinggau, Provinsi Sumatra Selatan. Dari pusat Kota Lubuklinggau, air
terjun ini berjarak sekitar 11 (sebelas) kilometer ke arah selatan dan dapat
ditempuh sekitar 30 (tiga puluh menit) mengendarai roda dua atau roda empat. Jalan
menuju lokasinya juga lebar dan bagus.
.jpg)
Air Terjun Temam - Sumber: Dokumen Penulis
Air terjun berbentuk
seperti tirai itu telah lama dikenal oleh masyarakat. Melansir dari laman
detiksumbagsel, air terjun ini pertama kali dikenalkan oleh Belanda sejak tahun
1920-an. Sebelumnya area tersebut merupakan lokasi orang-orang Belanda untuk
liburan pasa masa kolonial itu. Hingga saat ini, pihak pengelola terus berbenah
dan memberikan fasilitas di lokasi wisata tersebut. Beberapa fasilitas itu
antara lain area parkir, gazebo, mushala, tempat makan, waterpark, dan spot foto yang menarik.
Ketinggian Air Terjun
Temam memiliki ketinggian lebih kurang 12 (dua belas) meter dan lebar 26 (dua
puluh enam) meter. Bentuknya yang lebar seperti tirai raksasa, menjadi alasan
banyak orang yang menganggapnya mirip dengan Air Terjun Niagara. Namun, ukuran Air
Terjun Temam lebih kecil, sehingga dijuluki “Niagara Mini”. Air terjun ini
dikelilingi oleh bebatuan alam dan pepohonan hijau.
Di bawah air terjun ini
terdapat kolam alami sedalam 4 (empat) meter. Di atasnya terdapat jembatan
gantung sepanjang 100 (seratus) meter. Para pengunjung dapat melihat air terjun
dari sana dengan jarak hanya 50 (lima puluh) meter. Dari atas jembatan,
pengunjung dapat menyaksikan area air terjun secara lebih luas. Selain jembatan,
pengunjung juga bisa bersantai menikmati pemandangan air terjun di sekitar
bebatuan di tepiannya. Untuk ke sana, pengunjung dapat menuruni anak tangga
yang sudah disediakan. Anak-anak tangganya didesain sedemikian rupa, sehingga
mudah dijajaki oleh pengunjung.
Aliran Air Terjun Temam
sendiri berasal dari Sungai Temam. Kondisinya masih bersih dan terbebas dari
limbah dan polusi. Sehingga, pengunjung tidak perlu mengkhawatirkan tentang
kondisi air di salah satu air terjun yang ada di Kota Lubuklinggau ini.

Air Terjun Temam - Sumber: Dokumen Penulis
Air Terjun Temam
beroperasi setiap hari, mulai pukul 8.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. Untuk masuk
ke lokasi, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Hanya dengan Rp10.000,-
hingga Rp15.000,- pengunjung sudah dapat menikmati keindahan air terjun dengan
beberapa fasilitas yang telah disediakan. Harga tiket itu sewaktu-waktu bisa
berubah, tergantung kebijakan pengelola. Selain itu, beberapa fasilitas juga
bisa terkena biaya tambahan. Oleh karenanya, pengunjung perlu mengomunikasikannya
dengan pihak pengelola yang berada di lokasi.
Adapun untuk parkir,
pastikan kendaraan diparkir di area parkir di dalam area lokasi wisata, karena
tiket masuk sudah termasuk biaya parkir. Di pintu gerbang masuk, ada petugas
yang melayani pengadaan tiket masuk. Tidak jauh dari pintu masuk terdapat area
parkir yang luas, yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk memarkir
kendaraannya.
.jpg)
Tidak ada komentar
Terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Mohon untuk tidak berkomentar yang menyinggung SARA dan memasukkan link hidup.